Abstract:
Peran keluarga dapat mempengaruhi motivasi dalam melakukan
pencegahan kekambuhan hipertensi. Semakin baik peran keluarga akan
meningkatakan motivasi lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
hubungan peran keluarga dengan motivasi lansia dalam melakukan pencegahan
kekambuhan hipertensi. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan
cross sectional. Populasi seluruh lansia yang menderita hipertensi usia 45 — 59
tahun di Lontar Desa Kebondalem Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto
sebanyak 56 orang hingga didapatkan sampel scbanyak 54 orang yang di ambil
dengan purposive sampling. Data diambil dengan menggunakan kuisioner peran
keluarga dan motivasi pencegahan kekambuhan hipertensi. Hasil uji Spearman
Rho menunjukkan bahwa pvalue=0,000 atau kurang dari « (0,05), sehingga Ho
ditolak dan Hi diterima yang artinya ada hubungan antara peran keluarga dengan
motivasi pencegahan kekambuhan hipertensi dengan nilai r=0,931 yang
menunjukkan hubungan kedua variabel sangat kuat. Hal ini menyebabkan
semakin positif peran keluarga maka semakin kuat motivasi lansia dalam
melakukan pencegahan kekambuhan hipertensi. Lansia diharapkan meningkatkan
motivasi dalam melakukan pencegahan kekambuhan hipertensi untuk
menghindari komplikasi penyakit. Peran keluarga dapat dilakukan dengan
mengingatkan jadwal minum obat, mengajarkan lansia untuk mengatur menu diet,
mengantarkan lansia ke tempat fasilitas kesehatan untuk mengecek tekanan
darahnya.