Abstract:
Pemberian imunisasi dasar secara lengkap menjadi upaya krusial untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit menular, namun cakupannya di Indonesia (79,3%) dan Jawa Timur (82,1%) masih berada di bawah target nasional sebesar 95%. Di TPMB Bidan Anis Sofianah, S.Keb., Bd, Desa Kebonjero, Kabupaten Pasuruan, cakupan imunisasi dasar lengkap tercatat hanya 68,4%, dan studi pendahuluan menunjukkan 46% ibu belum memberikan seluruh jenis imunisasi yang diperlukan bagi bayinya, yang diduga berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu bayi usia 12-24 bulan tentang kelengkapan imunisasi dasar di TPMB Bidan Anis Sofianah, S.Keb., Bd, Desa Kebonjero, Kabupaten Pasuruan.
Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan point time approach. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 12-24 bulan di TPMB Bidan Anis Sofianah, S.Keb., Bd. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 20 pertanyaan, serta data kelengkapan imunisasi dasar bayi yang diperoleh dari Buku KIA/KMS sebagai data umum. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 responden, sebagian besar ibu (50,0%) memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang kelengkapan imunisasi dasar, sebanyak 36,4% memiliki pengetahuan baik, dan 13,6% memiliki pengetahuan cukup.
Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar ibu bayi usia 12-24 bulan di TPMB Bidan Anis Sofianah, S.Keb., Bd, Desa Kebonjero, Kabupaten Pasuruan memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang kelengkapan imunisasi dasar. Bidan disarankan untuk meningkatkan edukasi dan konseling kepada ibu agar menambah pengetahuan terkait status kelengkapan imunisasi dasar pada anak