Abstract:
Kehamilan merupakan proses fisiologis yang dapat menimbulkan berbagai perubahan pada tubuh ibu, salah satunya adalah mual dan muntah atau emesis gravidarum. Emesis gravidarum umumnya terjadi pada trimester pertama kehamilan akibat perubahan hormonal, terutama peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG), estrogen, dan progesteron. Meskipun merupakan kondisi fisiologis, emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berisiko berkembang menjadi hiperemesis gravidarum yang dapat menyebabkan dehidrasi serta kekurangan nutrisi. Berdasarkan studi pendahuluan di TPMB Gabrielle Donna Surabaya terhadap 20 ibu hamil, ditemukan 15 ibu (70%) mengalami keluhan mual atau emesis gravidarum, dengan sebagian besar keluhan dialami oleh ibu hamil trimester I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di TPMB Gabrielle Donna Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Data diperoleh dari ibu hamil trimester I yang melakukan pemeriksaan kehamilan di TPMB Gabrielle Donna Surabaya dengan menggunakan instrumen pengukuran tingkat emesis gravidarum. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I serta menjadi bahan pertimbangan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan dan edukasi yang tepat untuk menangani keluhan mual dan muntah selama kehamilan.