Abstract:
Kinerja perawat merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan mutu pelayanan kesehatan. Di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai, capaian kinerja perawat belum optimal dan masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Kondisi geografis yang sulit, keterbatasan sarana prasarana, serta tantangan pelayanan kesehatan turut mempengaruhi kinerja perawat sehingga diperlukan kajian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja perawat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja perawat di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen terdiri atas kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja perawat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap kinerja perawat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat. Motivasi kerja dan kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Secara simultan, kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat dengan kontribusi sebesar 68,5%, sedangkan 31,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Peningkatan kinerja perawat dapat dilakukan melalui penguatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan motivasi kerja melalui sistem penghargaan dan insentif, serta peningkatan kepuasan kerja melalui perbaikan kesejahteraan dan lingkungan kerja yang kondusif. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai