Abstract:
Persalinan preterm melalui sectio caesarea (SC) merupakan kondisi obstetri yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea preterm di RS PKU Muhammadiyah Cepu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data sekunder diperoleh dari rekam medis elektronik ibu bersalin yang menjalani tindakan SC preterm (<37 minggu) pada periode Januari–Oktober 2025. Sampel penelitian berjumlah 134 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin dengan SC preterm berada pada usia 20–35 tahun (76,1%), berstatus multipara (58,2%), dan memiliki jarak kehamilan ≥2 tahun (54,5%). Riwayat obstetri yang dominan adalah riwayat SC sebelumnya (38%) dan kelainan letak janin (31,3%). Komplikasi kehamilan yang paling sering ditemukan adalah ketuban pecah dini (59%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan SC preterm umumnya dilakukan berdasarkan indikasi medis yang berkaitan dengan riwayat obstetri dan komplikasi kehamilan.
Kata kunci: sectio caesarea preterm, karakteristik ibu, komplikasi kehamilan