Abstract:
Kehamilan menimbulkan perubahan fisiologis yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, salah satunya nyeri punggung bawah. Keluhan tersebut dapat mengganggu aktivitas, kualitas tidur, dan kenyamanan ibu hamil. Kompres hangat garam krosok merupakan terapi nonfarmakologis sederhana yang dapat membantu mengurangi intensitas nyeri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kompres hangat garam krosok terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil di Desa Klinter Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang mengalami nyeri punggung bawah di Desa Klinter pada Februari 2026 sebanyak 31 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling, sehingga diperoleh 31 responden. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat garam krosok. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian sebelum intervensi, sebanyak 18 responden (58,1%) mengalami nyeri sedang dan 13 responden (41,9%) mengalami nyeri berat, dengan rata-rata skor nyeri 6,26. Setelah intervensi, 18 responden (58,1%) mengalami nyeri ringan dan 13 responden (41,9%) mengalami nyeri sedang, dengan rata-rata skor nyeri 3,16. Seluruh responden mengalami penurunan tingkat nyeri. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Z = -4,899 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kompres hangat garam krosok berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil selama masa kehamilan dan dapat digunakan secara sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana, aman, praktis, serta terjangkau.