Abstract:
CVA infark merupakan salah satu penyakit neurologis yang disebabkan oleh
gangguan aliran darah ke otak sehingga mengakibatkan kerusakan jaringan otak.
Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai masalah keperawatan, salah satunya
adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial yang ditandai dengan peningkatan
tekanan intrakranial (TIK). Keadaan ini berpotensi menyebabkan penurunan
kesadaran, gangguan neurologis, serta komplikasi serius apabila tidak ditangani
secara optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan
asuhan keperawatan pada pasien CVA infark dengan masalah penurunan kapasitas
adaptif intrakranial di RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Metode
yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang
meliputi
pengkajian,
penetapan
diagnosis
keperawatan,
perencanaan,
implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan
pasien mengalami penurunan kesadaran dengan GCS 7 (somnolen), disertai
peningkatan tekanan darah, gangguan pola napas, serta kelemahan anggota gerak
(hemiparesis). Hasil pemeriksaan penunjang CT scan menunjukkan adanya infark
serebri tanpa disertai edema serebral. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan
adalah penurunan kapasitas adaptif intrakranial berhubungan dengan infark serebri.
Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan status neurologis (GCS dan refleks
pupil), pemantauan tanda-tanda vital, pemberian posisi head up 30 derajat,
pemantauan pola napas, serta kolaborasi terapi farmakologis. Hasil evaluasi
menunjukkan adanya stabilisasi kondisi pasien, tidak terjadi peningkatan TIK lebih
lanjut, perbaikan pola napas, serta tidak adanya komplikasi berat selama masa
perawatan. Asuhan keperawatan yang dilakukan secara komprehensif dan
berkesinambungan terbukti efektif dalam membantu menstabilkan kondisi pasien
CVA infark dengan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Studi ini diharapkan
dapat menjadi referensi dalam pemberian asuhan keperawatan pada kasus serupa.