Abstract:
Pasien kanker yang menjalani kemoterapi sering mengalami kecemasan akibat efek samping pengobatan, ketidakpastian kondisi penyakit, dan perubahan kualitas hidup. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien adalah perilaku caring perawat selama pemberian asuhan keperawatan. Tujuan penelitan mengetahui hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 50 menggunakan teknik total sampling. Perilaku caring perawat diukur menggunakan Caring BehaviorInventory (CBI-42), sedangkan tingkat kecemasan diukur menggunakan State-TraitAnxietyInventory (STAI-Trait). Analisis data menggunakan Cross Tab dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Sebagian besar responden menilai perilaku caring perawat dalam kategori caring rendah sebanyak 45 responden (90,0%). Tingkat kecemasan responden sebagian besar berada pada kategori kecemasan ringan dan kecemasan berat, masing-masing sebanyak 16 responden (32,0%) yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan negatif antara perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien. Semakin baik perilaku caring perawat yang dirasakan pasien, maka tingkat kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi cenderung semakin rendah. Peningkatan perilaku caring perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dan kesejahteraan psikologis pasien.