Abstract:
Hipertensi merupakan salah satu gangguan kardiovaskular yang tertinggi
dialami masyarakat Indonesia dan menjadi penyebab kematian paling banyak di
Indonesia. Hipertensi juga dikenal sebagai “Silent Killer”, hal ini karena hipertensi
jarang menimbulkan tanda dan gejala khusus sehingga penderitanya seringkali tidak
sadar sampai terjadinya komplikasi. Masih tingginya prevalensi hipertensi salah
satunya disebabkan kurangnya dukungan keluarga sehingga berdampak pada
menurunnya tingkat kepatuhan klien hipertensi dalam menjalani program
pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara dukungan
keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Manduro Mojokerto. Desain penelitian yang digunakan adalah
observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Manduro Mojokerto. Jumlah sampel 68 responden yang dambil melalui teknik Non
probability Sampling type Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik
Spearman Rank Sign Test. Hasil penelitian diperoleh nilai p value 0.000 < alpa
(0.05), hal ini berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan
keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di wilayah kerja
UPTD Puskesmas Manduro Mojokerto. Nilai R atau Correlation Coefficient 0.464
artinya korelasi positif dan kekuatan hubungan kategori moderat (sedang). Korelasi
positif artinya semakin tinggi dukungan yang diberikan oleh keluarga, maka akan
semakin tinggi pula kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat. Pentingnya
memberikan dukungan yang tinggi kepada penderita hipertensi sehingga mereka
mampu meningkatkan kepatuhan minum obat.