Abstract:
Beban kerja perawat merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugas keperawatan, termasuk kualitas dokumentasi asuhan keperawatan. Beban kerja yang tinggi dapat menyebabkan keterbatasan waktu dan konsentrasi perawat dalam melakukan dokumentasi secara lengkap dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja perawat dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di RSI Sakinah Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 68 perawat pelaksana yang bekerja di ruang rawat inap di RSI Sakinah Mojokerto, dengan teknik pengambilan sampel sesuai kriteria penelitian. Beban kerja perawat diukur menggunakan instrumen NASA-TLX, sedangkan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan dinilai menggunakan instrumen dokumentasi keperawatan Depkes. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja dalam kategori tinggi sebanyak 41 responden (60,3%), sedangkan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan sebagian besar berada dalam kategori baik sebanyak 20 responden (29,4%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,003 dan koefisien korelasi r = -0,354. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan kualitas dokumentasi asuhan keperawatan. Arah hubungan negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja perawat, maka kualitas dokumentasi asuhan keperawatan cenderung semakin rendah. Kekuatan hubungan termasuk dalam kategori rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan beban kerja perawat agar kualitas dokumentasi asuhan keperawatan dapat dipertahankan dan ditingkatkan.