Abstract:
Proses penuaan (aging process) pada lansia memicu penurunan fungsi biologis yang meningkatkan kerentanan terhadap penyakit degeneratif. Pemeriksaan kesehatan berkala di Posyandu Lansia sangat penting untuk deteksi dini penyakit dan pencegahan komplikasi, namun tingkat kepatuhan lansia masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kepatuhan lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di Posyandu Lansia Mawar Desa Sungi Kulon Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan
Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh lansia terdaftar di Posyandu Lansia Mawar sebanyak 55 orang. Teknik total sampling digunakan sehingga seluruh populasi diambil sebagai sampel (55 responden). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berbasis skala Likert dan dianalisis secara deskriptif univariat berupa distribusi frekuensi serta persentase.
Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada dalam kategori patuh, yaitu sebanyak 42 lansia (76,37%). Sebanyak 13 lansia (23,63%) berada dalam kategori cukup patuh, dan tidak ditemukan responden pada kategori tidak patuh (0,0%).
Tingginya persentase kepatuhan mencerminkan tingginya kesadaran lansia serta penerimaan yang baik terhadap pelayanan Posyandu Lansia. Adanya responden pada kategori cukup patuh mengindikasikan perlunya penguatan edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan oleh kader serta tenaga kesehatan.
Kepatuhan lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di Posyandu Lansia Mawar tergolong sangat baik. Lansia diharapkan terus mempertahankan keteraturan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya memantau kondisi fisik dan menjaga kualitas hidup di usia lanjut.