Abstract:
Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi ibu sejak masa nifas. Fenomena awal menunjukkan masih terdapat ibu nifas yang ragu terhadap produksi ASI dan memilih memberikan susu formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi ibu dalam menyusui bayi di ruang nifas Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Fatimah Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu postpartum di ruang nifas sejumlah 70 orang, dengan sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang mencakup indikator keinginan, ketekunan, komitmen, self-efficacy, serta kemauan mencari informasi menyusui, yang kemudian dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi tinggi dalam menyusui bayinya, yang didukung oleh faktor internal seperti pengetahuan dan keyakinan diri, serta faktor eksternal berupa dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Analisis menunjukkan bahwa motivasi yang kuat mendorong ibu untuk konsisten memberikan ASI sejak dini. Diskusi dari temuan ini menegaskan pentingnya peran konseling laktasi dan pendampingan tenaga kesehatan selama perawatan di ruang nifas untuk mempertahankan motivasi ibu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi ibu menyusui di RSIA Fatimah berada pada kategori tinggi, sehingga mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.