Abstract:
Keterampilan sosial anak merupakan bekal keakraban dan rasa saling percaya saat berhadapan orang lain, sosiodrama dapat menjadi kegiatan yang
menyenangkan bagi anak sekaligus sarana untuk mengembangkan keterampilan
sosial anak sesuai dengan usia perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh sosiodrama terhadap keterampilan sosial anak
prasekolah. Desain penelitian menggunakan P’ra Fxperimen dengan tipe one
group pretestposttest
design. Populasinya semua siswa di TK Darma Wanita
Kecamatan Gayaman Kabupaten Mojokerto yakni 46 siswa, sampling
menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 46 responden. Penelitian
dilakukan selama 3 minggu dengan 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan
sebagian besar responden sebelum dilakukan permainan sosiodrama keterampilan
sosial anak masuk dalam katagori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 31
responden (67.4%). Dan setelah dilakukan permainan sosiodrama hampir
seluruhnya responden masuk dalam katagori Berkembang Sangat Baik (BSB) 43
reponden (93,5%). Ada peningkatan keterampilan sosial anak TK Darma Wanita
setelah diberikan permainan sosiodrama yaitu dari (67,4%) menjadi (93,5%). Hal
ini dikarenakan responden mengikuti jalannya permainan kelompok sosiodrama
dengan baik. Ada pengaruh permainan sosiodrama terhadap keterampilan sosial
anak prasekolah di TK Darma Wanita Gayaman. Bermain sosiodrama dapat
mengembangkan keterampilan sosial karena dalam permainan sosiodrama akan
memunculkan interaksi antara teman sebaya dan orang lain disekitarnya.
Kata kunci : Sosiodrama, Keterampilan Sosial, Anak Prasekolah